Real Madrid Tak Menang di Tiga Laga Terbaru, Apa yang Terjadi?

Real Madrid tanpa kemenangan tiga laga beruntun usai imbang 2-2 lawan Elche. Tren negatif Los Blancos berlanjut di La Liga.
A

Alexa

Published on November 24, 2025 at 5:35 AM

Real Madrid kembali gagal meraih kemenangan saat menghadapi Elche dalam lanjutan La Liga 2025/2026, Senin (24/11/2025). Skor imbang 2-2 di Estadio Manuel Martinez Valero jadi bukti bahwa tren negatif Los Blancos masih berlanjut. Kenapa Madrid yang biasanya tangguh di puncak klasemen kini seperti terjebak kebuntuan? Mari kita ulik perjalanan laga dan fakta menarik di balik hasil ini.


Elche vs Madrid: Siapapun Bisa Kejutan

Kalau dipikir-pikir, pertandingan sepak bola itu seperti drama yang penuh plot twist. Elche bukan tim besar yang kerap bikin malu Madrid, tapi mereka mampu memberikan perlawanan keras yang membuat Madrid kesulitan mencetak gol kemenangan. Bukankah itu mengingatkan kita, bahwa dalam olahraga apa pun, bukan hanya nama besar yang menentukan, tapi juga soal konsistensi dan mental?


Sejak awal pertandingan, tensi sudah terasa tinggi. Meski Madrid lebih banyak menciptakan peluang, bola tampaknya enggan masuk ke gawang Elche. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.


Babak Kedua: Drama Gol dan Kartu Merah

Begitu babak kedua dimulai, Elche malah yang unggul duluan lewat Aleix Febas di menit ke-53. Bagaimana mungkin mereka bisa membobol gawang Courtois yang terkenal sangat tangguh? Fakta menunjukkan lini belakang Madrid sempat lengah dan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Febas.


Madrid tak tinggal diam. Pada menit ke-78, Dean Huijsen berhasil menyamakan skor lewat sundulan hasil dari situasi sepak pojok. Namun, kegembiraan Madrid tak lama, karena Alvaro Rodriguez kembali membawa Elche unggul hanya enam menit kemudian. Menariknya, Rodriguez adalah pemain yang pernah dididik di akademi Madrid La Fabrica. Jadi, seperti kata pepatah, β€œbekas luka lama bisa datang lagi.”


Tepat di penghujung laga, Jude Bellingham menyelamatkan Madrid dengan gol di menit ke-87. Gol ini membuat skor kembali imbang 2-2. Walau Elche harus bermain dengan 10 orang setelah Victor Chust diganjar kartu merah di masa tambahan waktu, Madrid gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.


Apa Penyebab Madrid Sulit Raih Kemenangan?

Ini bukan pertama kalinya Madrid mengalami masa sulit. Dalam tiga laga terakhir, Los Blancos belum pernah menang. Mengapa?


Xabi Alonso, pelatih Madrid sekarang, mencoba rotasi pemain dengan menurunkan Trent Alexander-Arnold, Dani Ceballos, dan Rodrygo Goes. Meski Trent melakukan debut bagus dengan memberi umpan manis kepada Kylian Mbappe, sayang Mbappe gagal memanfaatkan peluang emas itu.


Statistik pertandingan menunjukkan Madrid cukup mendominasi: penguasaan bola 52%, 19 tembakan dengan 8 tepat sasaran, dan akurasi umpan hingga 92%. Namun, kenapa hasil akhir sama saja?


Ini seperti ketika seseorang punya semua bahan memasak lengkap di dapur, tapi resepnya kurang pasβ€”hasil makanannya tidak seperti yang diharapkan. Disiplinnya pertahanan Elche juga jadi masalah, mereka bermain rapat dan tak mudah memberikan celah.


Bellingham: Penyelamat di Tengah Krisis

Dalam situasi penuh tekanan, peran Jude Bellingham begitu vital. Gol penyama skor di menit ke-87 jadi bukti betapa pentingnya kontribusi pemain muda ini untuk lini tengah Madrid. Seperti nyawa kedua yang selalu muncul saat dibutuhkan, Bellingham memberi harapan bagi Madrid agar bangkit.


Namun, harapan itu harus diuji lagi karena Madrid masih harus mencari cara mengatasi inkonsistensi mereka.


Statistik Lengkap yang Perlu Anda Ketahui

  1. Penguasaan bola: Madrid 52%, Elche 48%


  1. Total umpan: Madrid 382, Elche 390


  1. Akurasi umpan: Madrid 92%, Elche 93%


  1. Tembakan: Madrid 19 (8 on target), Elche 16 (8 on target)


  1. Kartu kuning: Madrid 0, Elche 3


  1. Kartu merah: Madrid 0, Elche 1


  1. Offside: Madrid 3, Elche 1


  1. Sepakan sudut: Madrid 8, Elche 2


Statistik ini membuktikan bahwa performa Madrid tidak jauh berbeda dengan lawannya. Namun dalam sepak bola, angka tak selalu bicara segalanya jika tak diiringi eksekusi akhir yang tepat.


Apa Arti Semua Ini untuk Madrid?

Meskipun Madrid masih kokoh di puncak klasemen La Liga, situasi seperti ini jelas menjadi alarm. Bisakah Xabi Alonso menemukan taktik yang tepat untuk mengembalikan Los Blancos ke jalur kemenangan? Dunia sepak bola selalu penuh kejutan, bukan? Kadang, tim besar harus melalui masa sulit dulu sebelum bisa tampil lebih hebat.


Pertanyaan untuk para pembaca: Apakah tren buruk Madrid ini akan segera berakhir, atau justru menandakan krisis yang lebih dalam? Bagaimana strategi terbaik menurut Anda yang seharusnya dilakukan agar Madrid kembali dominan?


Mari terus ikuti perkembangan seru La Liga dan jangan lupa berbagi pendapatmu tentang perjuangan Madrid kali ini!